Audit Keuangan ACT 2009 Wajar Tanpa Pengecualian. Laporan lengkap lihat di sini
Berita
Lauk Kita, Gizi Mereka
Ditulis oleh Ugi
18-02-2010
 

 

APA makan siang sahabat hari ini ? Mudah-mudahan lezat, bergizi dan porsinya cukup untuk memberi energi bagi aktivitas sahabat. Kira-kira 6 jam sebelumnya, bukankah sudah masuk ke lambung sahabat, porsi yang hampir sama, gizi yang tak jauh beda dan kelezatan yang beda-beda tipis ? Alhamdulillah, porsi sarapan ini sudah memenuhi kebutuhan energi sahabat sampai bertemu lunch time. Alhamdulillah juga, kira-kira 6 jam lagi, sahabat kembali akan menghadapi sajian dengan kecukupan rasa, gizi dan porsi.

 

Nikmat  kecukupan pangan, dari rasa, gizi hingga porsi, memang tak pantas terlewatkan dari ucap syukur kita kepada Allah. Apalagi, tak banyak orang yang mendapatkan nikmat tersebut. Di sekitar kita, masih amat banyak yang tidak mendapatkan kenikmatan tersebut…Ups, tapi pantaskah kita  merasa senang di saat banyak orang di sekitar kita kesusahan ?

 

Merasa nyaman dengan kenikmatan yang diperoleh tanpa peduli kepada orang-orang yang tidak mendapatkan kenikmatan itu, adalah sebuah sikap yang pantas diperbaiki. Maka, bersyukur atas kenikmatan jadi sebuah keharusan.  Cara terbaik untuk bersyukur adalah dengan berbagi kenikmatan yang kita peroleh.

 

Mudah-mudahan informasi berikut ini tidak mengganggu kenikmatan sahabat menyantap sarapan, makan siang atau makan malam. Mudah-mudahan, justru menggugah sahabat untuk menyisihkan sedikit kelebihan lauk pauk untuk dikonversikan menjadi kebutuhan dasar gizi mereka yang membutuhkan. Inilah kisah nyata tentang Hasan, seorang pemuda berusia 18 tahun. Dia tidak tinggal di pelosok negeri. Tidak jauh. Hanya di salah satu desa di Kabupaten Tangerang, Banten. Pada usia ini, seharusnya Hasan adalah ABG yang gesit, banyak aktivitas bersama teman-teman dan semangat mengejar cita-cita. Tetapi tidak begitu dengan Hasan. Sejak usia 10 tahun Hasan menderita gizi buruk. Dan itu berlangsung sampai sekarang. Akibatnya, saat ini berat tubuhnya tak lebih dari 16kg. Ia pernah sekolah sampai kelas 4 SD.

 

Namun tidak dilanjutkan karena kondisi tubuhnya semakin memburuk akibat asupan gizi yang jauh dari cukup. Orangtuanya hanya petani penggarap yang tidak tentu penghasilannya. Jangankan berobat, untuk makan saja sulit. Sekarang, selain menderita gizi buruk akut, ia juga menderita penyakit kulit. Kondisinya semakin buruk. Terakhir tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation berkunjung, ia sudah tidak bisa berjalan. Bahkan berbicara pun hanya satu dua patah kata saja karena sudah sangat lemah.

 

Pak Ata, ayah Hasan, tak tahu lagi harus bagaimana menangani anaknya yang sudah dalam kondisi memprihatinkan. Ia benar-benar tak mampu membiayai ongkos berobat. Hasan sering dibawa ke puskesmas setempat namun hanya mendapat perawatan ala kadarnya dan tidak membuat kondisinya membaik. Setiap hari justru semakin parah.

 

Bukan hanya Hasan yang mengalami gizi buruk di kampung ini. Pada saat yang sama, ACT juga tengah menangani masalah gizi buruk yang diderita adik Hasan, yang bernama Dede Yusuf (3,5 tahun). Berat badannya hanya 5 kg. Di kampung yang sama dengan Hasan dan Yusuf, masih banyak kasus gizi buruk yang sedang ditangani ACT. Sebut saja Ayu (12 tahun). Alhamdulillah, Ayu membaik setelah ditangani selama kurang lebih delapan bulan. Sewaktu ditemukan tim relawan ACT, berat badan Ayu kurang dari 9 kg. Tubuhnya sangat kurus dan lemah, tidak bisa bicara dan berdiri. Saat ini, setelah mendapatkan perawatan berat badan Ayu menjadi 18 kg.

 

Sahabat Peduli, mohon maaf jika informasi ini merusak selera makan sahabat. Tetapi, yakinlah, kenikmatan sahabat akan makin besar jika berbagi dengan mereka. Wujudkan kepedulian sahabat dengan menyisihkan sedikit saja dari yang biasa sahabat konsumsi dengan nikmat. Silakan salurkan ke rekening peduli, atas nama Aksi Cepat Tanggap khusus untuk program Bengkel Gizi Terpadu (BEGITU) , BCA # 676 030 2021, Mandiri # 128 000 4593 338, Syariah Mandiri # 101 000 1114


Bookmark and Share
Berita Lainnya...
Index Berita

 

Di Audit Oleh:


Syarief Basir & Rekan
Registered Public Accountants

Mudah Berdonasi:


Net Banking

Pay Pal
 

Jemput

List Donasi

Klik di sini untuk melihat donatur dan donasinya

Konfirmasi / Cek Donasi Anda


Konfirmasi

Cek

Merchandise Kemanusiaan

Beli Berarti Donasi untuk Paket Pangan Bergizi. Pilih Merchandise dengan mengklik gambar.


Kaos T-Shirt  "Are We Human Enough?" HitamRp.150.000,-/bh

Kaos T-Shirt “The Generous Generation” Putih Rp.150.000,-/b. Tersedia ukuran M dan L.

[Kode : TB001]-Kaos T-Shirt  "Saves Lives" HitamRp.150.000,-/bh

 

Login Sabahat ACT

ID Sahabat
Sandi

Daftar Sahabat ACT
Action Club, Relawan

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok B-8
Jl. Ir. H. Juanda No. 50
Ciputat 15419 Indonesia
Ph.+62 21 741 4482
Fax. +62 21 742 0664
info@actforhumanity.or.id

 

ACT Online :

Ugi sugih_hartanto

Mimis mi2s84

Film Pendek Kemanusiaan

PALESTINA

Get Flash to see this player.

Video Lainnya...
 
Video Lainnya...

Aksi Kemanusiaan bersama Mitra

Berita Foto

Ayo Gabung dalam barisan hati

Dan jadilah seorang ACTioner!

 

Ayo Gabung Menjadi Relawan

Dan jadilah seorang Relawan!

 

Sedekahku

Website Aksi Cepat TanggapSedekah untuk menyelamatkan anak gizi buruk

 

 

Aqiqahku

Website Aksi Cepat TanggapAqiqah untuk menyelamatkan keluarga gizi buruk dan rawan pangan

 

Member of ACT


Mitra Kami